Adam Abu-Bashal
13 Januari 2022•Update: 14 Januari 2022
ABUJA, Nigeria
Nigeria mengumumkan Rabu malam bahwa mereka telah mencabut larangan microblogging dan layanan jejaring sosial Twitter di negara Afrika Barat yang telah diberlakukan sejak 4 Juni.
Kashifu Inuwa Abdullahi, direktur jenderal Badan Pengembangan Teknologi Informasi Nasional, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah telah mencabut pemblokiran Twitter mulai tengah malam 13 Januari.
Pernyataan Abdullahi mengatakan pemerintah telah mencapai hasil positif dalam negosiasi dengan Twitter.
Disebutkan bahwa Twitter telah setuju untuk menghormati budaya, sejarah, dan hukum Nigeria.
Nigeria memblokir Twitter setelah platform media sosial itu menghapus tweet dari Presiden Muhammadu Buhari.
Presiden menggunakan Twitter berbicara kepada para separatis yang dianggap mengancam.