Maria Elisa Hospita
22 Januari 2021•Update: 22 Januari 2021
Haydar Karaalp
BAGHDAD
Daesh / ISIS pada Jumat mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri ganda di ibu kota Irak yang merenggut 32 nyawa.
Lewat sebuah pernyataan, kelompok teror itu mengatakan bahwa mereka merencanakan dan melancarkan serangan di area bisnis di dekat Al-Tayaran Square, Baghdad, pada Kamis.
Menurut kantor berita Irak, serangan tersebut telah menyebabkan 110 orang terluka.
Pada Kamis, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Irak Khaled Mehanna mengatakan bahwa lewat aksi teror tersebut, Daesh / ISIS ingin menunjukkan bahwa mereka masih ada.
Presiden Irak Barham Salih mengatakan "kelompok teror" bertujuan menyerang pencapaian nasional dan perdamaian serta masa depan rakyat Irak dengan serangan tersebut.
"Kami dengan tegas menentang upaya untuk mengguncang negara kami," tambah Salih.
*Ditulis oleh Zehra Nur Duz