Maria Elisa Hospita
12 Mei 2020•Update: 12 Mei 2020
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Ledakan besar terjadi selama ibadah upacara pemakaman di Afghanistan Timur dan menewaskan belasan warga sipil.
"Serangan bom bunuh diri itu menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai 49 lainnya," ungkap Attaullah Khogyani, juru bicara gubernur Provinsi Nangarhar pada Selasa.
Menurut dia, insiden itu terjadi di distrik Khewa, ketika sejumlah pejabat setempat berkumpul untuk menghadiri upacara pemakaman seorang mantan komandan polisi.
Hingga saat ini tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
Sebelumnya, di hari yang sama, sebuah rumah sakit di Kabul juga diserang kelompok bersenjata.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan para pelaku menyerbu rumah sakit di daerah Dasht-e-Barchi sekitar pukul 10 pagi waktu setempat (0530GMT).
Sedikitnya delapan warga sipil tewas, sementara 40 orang berhasil diselamatkan dari serangan tersebut.
Sementara itu, Taliban membantah terlibat dalam kedua serangan itu.