Muhammad Enes Calli
17 Juli 2023•Update: 20 Juli 2023
ISTANBUL
Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan pada Sabtu mengatakan bahwa dirinya telah membahas upaya untuk meningkatkan kerja sama di sektor penerbangan bersama menlu Indonesia.
“Ada permintaan tinggi untuk penerbangan Turkish Airlines ke Indonesia. Kami membahas cara untuk memperkuat kerja sama kami di sektor penerbangan,” kata Fidan saat konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi pada Pertemuan Trilateral Kemitraan Dialog Sektoral ASEAN-Turkiye di Jakarta.
Fidan menyatakan bahwa percobaan kudeta pada tahun 2016 adalah salah satu aksi terorisme terburuk dalam sejarah Turkiye.
Pada 15 Juli 2016, Organisasi Teroris Fetullah (FETO) melancarkan upaya kudeta militer di Turkiye yang menyebabkan 253 orang tewas dan 2.734 luka-luka.
Hari itu kini diperingati sebagai Hari Demokrasi dan Persatuan Nasional di Turkiye.
“Dalam pertemuan kami hari ini, kami membahas pentingnya memerangi terorisme dan kejahatan transnasional. Kami bertukar pandangan tentang isu-isu regional dan internasional yang luas,” kata Fidan.
Kedua menlu juga membahas tantangan global termasuk isu Islamofobia dan pelecehan terhadap kitab suci Al-Quran, tambah dia.
Menyebut Turkiye dan Indonesia membentuk sebuah dewan strategis tingkat tinggi pada 2022, Fidan mengatakan, "Ini adalah tonggak penting dalam hubungan kita. Mekanisme ini akan menjadi langkah maju yang nyata untuk membawa hubungan ke fase baru."
“Indonesia juga merupakan mitra diplomatik di bawah Asia Anew Initiative kami,” tutur dia.
Kedua pihak juga bertukar pandangan tentang penyelenggaraan pertemuan pertama di bawah Asia Anew Initiative, yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi peluang kerja sama dengan negara-negara Asia.
Fidan menambahkan Indonesia adalah mitra strategis Turkiye dengan persahabatan dan kolaborasi yang sudah berlangsung lama.
“Indonesia adalah salah satu negara pertama yang menjangkau Turkiye setelah gempa dahsyat pada Februari. Kami berterima kasih kepada Indonesia atas dukungan yang diberikan mereka,” kata dia.
Lebih dari 50.000 orang tewas dan lebih dari 107.200 terluka dalam gempa kuat yang mengguncang selatan Turkiye pada 6 Februari, menurut angka resmi terbaru.
"Kami menghargai hubungan kami dan tetap bertekad untuk memperkuatnya di semua bidang yang memungkinkan," ujar menlu Turkiye.
Fidan juga menekankan bahwa industri pertahanan merupakan salah satu topik yang menonjol dalam agenda bilateral Turkiye-Indonesia.
Dia menyoroti bahwa perusahaan industri pertahanan Turkiye memimpin di bidang tertentu dan menekankan potensi kerja sama lebih lanjut di bidang ini.
Sementara itu, Fidan bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto di sela-sela pertemuan ASEAN.