Hayati Nupus
10 Februari 2021•Update: 10 Februari 2021
JAKARTA
Filipina memperingatkan warganya untuk tidak tergoda rayuan penjual vaksin Covid-19 palsu.
Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire mengatakan vaksin palsu atau rusak dapat mengakibatkan sakit bahkan kematian.
“Keamanan dan kualitas vaksin yang dibeli secara tidak sah tidak dapat dijamin, karena ini mungkin palsu atau tidak diangkut dengan suhu yang tepat,” ujar Vergeire, kutip the Philippine Star, pada Rabu.
Lagipula, lanjut Vergeire, program vaksinasi Covid-19 belum dimulai sama sekali.
Sementara sejauh ini, kerja sama pengadaan vaksin Covid-19 harus melalui pemerintah.
Filipina menargetkan dapat memvaksinasi 50 juta warganya.
Negara itu tengah bersiap untuk kedatangan pengiriman pertama vaksin Pfizer dari COVAX Facility sebanyak 117.000 dosis.