Hayati Nupus
11 Mei 2020•Update: 11 Mei 2020
JAKARTA
Pemerintah Vietnam membuka kembali taman kanak-kanak dan sekolah dasar, setelah beberapa bulan ditutup karena pandemi Covid-19.
Petugas mengukur suhu setiap siswa ketika mereka memasuki gerbang sekolah.
“Para guru memberi tahu kami untuk menggunakan pembersih tangan dan tidak saling menyentuh di sekolah,” ujar Vu Tuan Phong, siswa kelas lima, kutip Channel News Asia.
Vu Tuan Phong dan teman-temannya kembali pulang di tengah hari, karena sebagian besar sekolah beraktivitas lebih singkat ketimbang sebelum pandemi.
Di Vietnam, Covid-19 menginfeksi 288 orang dan tanpa merenggut nyawa.
Setelah hampir sebulan tak ada infeksi baru, negara itu melanjutkan aktivitas normalnya lebih dulu ketimbang negara di Asia Tenggara lainnya.
Sebagian sekolah menengah di Vietnam telah memulai aktivitasnya pada pekan lalu.
“Sebagai orang tua, kami percaya bahwa pemerintah dan sekolah akan mengambil langkah-langkah optimal, sehingga anak-anak tetap aman belajar dan orang tua tenang bekerja,” ujar Ngoc Anh, 29, orang tua siswa.
Meski sekolah dan sejumlah aktivitas lainnya telah kembali normal, namun Vietnam tetap menutup penerbangan komersial internasional, klub dansa dan karaoke.
“Risiko Covid-19 [di Vietnam] kini rendah, itu hal baik. Tapi kita harus tetap waspada,” ujar Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc.