Pizaro Gozali Idrus
15 Juni 2022•Update: 22 Juni 2022
JAKARTA
Vietnam telah meminta Presiden AS Joe Biden dapat mengunjungi negaranya pada tahun 2022, lansir Vietnam Express pada Selasa malam.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam Ha Kim Ngoc dalam pertemuan bersama Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman di Hanoi.
Ngoc berharap AS akan terus berbagi informasi dengan Vietnam tentang inisiatif regional dan mencari bantuan mengatasi masalah perang dan energi bersih.
Sherman mengumumkan alokasi tambahan sebesar USD19 juta untuk deteksi dan pembersihan ranjau di Vietnam dan menjanjikan bahwa AS dan negara-negara lain siap mendukung Vietnam dengan sumber daya, keuangan, dan teknologi untuk memenuhi janjinya mencapai emisi nol-bersih pada tahun 2050.
Sherman juga berjanji AS akan terus bekerja sama secara luas dan bertanggung jawab dengan kawasan Asia-Pasifik dan Samudra Hindia, serta memperkuat hubungan dengan ASEAN.
Vietnam dan AS menormalisasi hubungan pada 1995 dan menjalin kemitraan komprehensif pada 2013.
Pada tahun 2016, AS mencabut embargo senjata yang telah diberlakukan di Vietnam.
AS terus menjadi pasar terbesar Vietnam pada tahun 2021 dengan nilai ekspor mencapai USD91,5 miliar atau naik 24 persen dari tahun sebelumnya.
Vietnam adalah mitra komersial terbesar kesembilan AS.