Servet Gunerigok
07 Juli 2023•Update: 12 Juli 2023
WASHINGTON
Amerika Serikat (AS) pada Kamis mendesak Rusia untuk memperpanjang kesepakatan ekspor biji-bijian penting yang bertujuan memfasilitasi pengangkutan biji-bijian dari pelabuhan Ukraina.
"Rusia kadang-kadang menghentikan dan menunda pengiriman biji-bijian selama berbulan-bulan," kata Kementerian Luar Negeri AS di Twitter.
"Pelanggaran berat terhadap Inisiatif Biji-bijian di Laut Hitam ini menempatkan jutaan orang yang paling rentan ke dalam risiko kekurangan pangan," kata kemlu negara itu, sambil mendesak Moskow untuk mematuhi dan memperpanjang kesepakatan tersebut.
Turkiye, PBB, Rusia, dan Ukraina menandatangani perjanjian di Istanbul tahun lalu untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dari tiga pelabuhan Ukraina di Laut Hitam yang telah dihentikan sementara setelah perang Rusia-Ukraina dimulai pada Februari 2022.
Berdasarkan kesepakatan itu, lebih dari 32 juta ton biji-bijian telah diangkut ke mereka yang membutuhkan, menurut pejabat Turkiye.
Pejabat Rusia sangat mengisyaratkan bahwa mereka dapat memblokir perpanjangan kesepakatan bulan ini, dan mengklaim bahwa hak Rusia dalam kesepakatan ekspor itu tidak dipenuhi.
Turkiye, yang dipuji secara internasional karena peran mediatornya yang unik antara Ukraina dan Rusia, telah berulang kali mendesak Kyiv dan Moskow untuk mengakhiri perang melalui negosiasi.
Moskow akan membatalkan kesepakatan tersebut setelah berakhir pada 18 Juli, menurut beberapa laporan media.